6 Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri
Berikut 6 tips meningkatkan kepercayaan diri. Kepercayaan diri ternyata bisa dibangun, tentumya dengan kerja keras dan latihan. Berikut poin-poinnya.
1. Kenali Potensi Diri
Dengan mengenali potensi diri memudahkan kita dalam meningkatkan kepercayaan diri. Bertanya kepada orang lain dan intropeksi diri bisa kita lakukan untuk megenal apa sebenarnya potensi yang ada di dalam diri kita.
Dengan mengenali potensi diri memudahkan kita dalam meningkatkan kepercayaan diri. Bertanya kepada orang lain dan intropeksi diri bisa kita lakukan untuk megenal apa sebenarnya potensi yang ada di dalam diri kita.
2. Tidak Takut Gagal, Berani Mengambil Resiko
Orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah berani mencoba. Keberanian dalam mengambil resiko ini lebih baik daripada menyerah pada rasa takut. Cobalah menerima tantangan, walaupun terasa menakutkan atau menciutkan hati.
Orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah berani mencoba. Keberanian dalam mengambil resiko ini lebih baik daripada menyerah pada rasa takut. Cobalah menerima tantangan, walaupun terasa menakutkan atau menciutkan hati.
3. Berani Menerima Tanggung Jawab
Berani menerima tanggung jawab mampu mendorong Anda untuk tampil sesempurna mungkin sesuai dengan tanggug jawab yang Anda emban.
Berani menerima tanggung jawab mampu mendorong Anda untuk tampil sesempurna mungkin sesuai dengan tanggug jawab yang Anda emban.
4. Kembangkan Nilai Positif
Jalan menuju kepercayaan diri semangkin cepat dengan meningkatkan nilai positif dalam diri kita. Salah satu cara mengembangkan nilai positif adalah dengan menghilangkan ungkapan-ungkapan negatif dan mengantinya dengan ungkapan yang positif. Dianjurkan melakukan peralihan bahasa yang sederhana tapi efektif mengalihkan ugkapan negatif ke ungkapan yang positif. Misal, mengganti kata "saya tidak bisa" menjadi kata "saya bisa".
Jalan menuju kepercayaan diri semangkin cepat dengan meningkatkan nilai positif dalam diri kita. Salah satu cara mengembangkan nilai positif adalah dengan menghilangkan ungkapan-ungkapan negatif dan mengantinya dengan ungkapan yang positif. Dianjurkan melakukan peralihan bahasa yang sederhana tapi efektif mengalihkan ugkapan negatif ke ungkapan yang positif. Misal, mengganti kata "saya tidak bisa" menjadi kata "saya bisa".
5. Mengelola Kecemasan
Banyak peristiwa atau saat-saat dalam kehidupan yang dapat membuat kita mengalami rasa cemas atau gelisah. Akibatnya, kita mengalami krisis percaya diri. Saat itulah kita harus mulai mengingatkan diri sendiri bahwa rasa cemas dan gelisah merupakan kawan. Tingkatkan energi, tajamkan kecerdasan,tinggikan kewaspadaan, dan kembangkan panca indra. Daripada menyia-nyiakan energi untuk kecemasan yang sia-sia, lebih baik menghadapi tantangan itu dengan tegas dan efektif.
Banyak peristiwa atau saat-saat dalam kehidupan yang dapat membuat kita mengalami rasa cemas atau gelisah. Akibatnya, kita mengalami krisis percaya diri. Saat itulah kita harus mulai mengingatkan diri sendiri bahwa rasa cemas dan gelisah merupakan kawan. Tingkatkan energi, tajamkan kecerdasan,tinggikan kewaspadaan, dan kembangkan panca indra. Daripada menyia-nyiakan energi untuk kecemasan yang sia-sia, lebih baik menghadapi tantangan itu dengan tegas dan efektif.
6. Kepasrahan
Kepercayaan diri bisa di kembagkan dengan cara beribadah dan berdoa kepada Tuhan. Tingkatkan keyakinan bahwa Tuhan menciptakan kita dengan perhitungan dan pertimbangan sangat cermat . Sikap pasrah berdampak pada keberanian bertindak karena menyandarkan segala resiko pasa Sang Pencipta resiko itu sendiri, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa.
Kepercayaan diri bisa di kembagkan dengan cara beribadah dan berdoa kepada Tuhan. Tingkatkan keyakinan bahwa Tuhan menciptakan kita dengan perhitungan dan pertimbangan sangat cermat . Sikap pasrah berdampak pada keberanian bertindak karena menyandarkan segala resiko pasa Sang Pencipta resiko itu sendiri, yaitu Tuhan Yang Mahakuasa.













